Ketua KOPRI PMII Se-Banten Sepakati Rohati sebagai Plt Ketua KOPRI PKC PMII Banten
suarasahabat.com, BANTEN — Forum musyawarah yang dihadiri jajaran Ketua KOPRI PMII se-Provinsi Banten resmi menyepakati penunjukan Sahabati Rohati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KOPRI PKC PMII Banten. Kesepakatan tersebut tertuang dalam berita acara rapat musyawarah yang dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Musyawarah yang di laksanakan di Kantor PWNU Banten tersebut, digelar sebagai langkah organisasi dalam menjaga keberlangsungan roda kepemimpinan KOPRI PKC PMII Banten di masa transisi. Forum dihadiri oleh para Ketua KOPRI Cabang se-Banten, Badan Pengurus Harian (BPH) KOPRI PKC Banten, hingga Ketua Umum PKC PMII Banten.
Dalam berita acara yang disepakati bersama, forum memutuskan beberapa poin penting terkait kepemimpinan KOPRI PKC PMII Banten. Salah satu poin utama adalah penunjukan Rohati sebagai Ketua Umum Plt KOPRI PKC PMII Banten untuk menjalankan tugas organisasi selama masa transisi berlangsung.
“Penunjukan pelaksana tugas (PLT), menunjuk dan menyepakati Sahabati Rohati sebagai ketua umum Plt KOPRI PKC Banten,” demikian bunyi poin pertama dalam berita acara musyawarah tersebut.
Selain itu, masa berlaku jabatan Plt ditetapkan mulai 16 Mei 2026 hingga 16 Juli 2026. Dalam kurun waktu tersebut, Rohati diberikan kewenangan penuh untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab Ketua Umum sebagaimana mestinya sesuai aturan organisasi.
Kesepakatan ini disebut sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga stabilitas organisasi dan memastikan agenda kaderisasi perempuan PMII di Provinsi Banten tetap berjalan secara kondusif, demokratis, dan kolektif.
Sejumlah nama Ketua KOPRI Cabang yang turut hadir dan menyepakati keputusan tersebut di antaranya Ketua KOPRI Lebak Nanda Amelya, Ketua KOPRI Kota Serang Nurul Latifah, Ketua KOPRI Kabupaten Serang Ihah Tujanah serta Ketua KOPRI Pandeglang Ernawati.
Berita acara itu juga ditandatangani oleh Rohati selaku Ketua Plt KOPRI PKC Banten, Ketua Umum PKC PMII Banten Wina Setiawati, Rasiani Amelia selaku BPH KOPRI PKC Banten serta PAO PKC PMII Banten, Nur Oka Syarif sebagai bentuk legitimasi hasil musyawarah.
Forum musyawarah menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama yang diambil secara mufakat demi menjaga keberlangsungan organisasi. Para pimpinan KOPRI se-Banten berharap masa transisi kepemimpinan dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi serta memperkuat solidaritas kader perempuan PMII di tingkat provinsi maupun cabang.
Dengan ditetapkannya Rohati sebagai Plt Ketua KOPRI PKC PMII Banten, seluruh elemen organisasi diharapkan tetap fokus menjalankan program kaderisasi, penguatan gerakan perempuan, dan menjaga marwah organisasi agar tetap progresif serta berpihak pada kepentingan kader di Provinsi Banten.