SuaraSahabat, Serang- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten menggelar Istighotsah dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-103 NahdlatulUlama. Istighotsah berlangsung khidmat di Kantor PWNU Banten, Kamis, (8/1).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah NU sekaligus ikhtiar spiritual untuk keselamatan bangsa dan penguatan peran NU dalam mewujudkan Indonesia maju
Dalam kegiatan istighosah hadir Ketua PKC PMII Banten Winah Setiawati, dirinya menyampaikan kepada Suara Sahabat bahwa Peringatan ini menjadi paling momentum dimana semua keluarga NU berkumpul baik struktur NU sampai Badan Otonom (Banom) NU.
"Alhamdulillah bisa menikmati dan ikut mendoakan bersama keluarga besar Nahdlatul Ulama Banten," ujar Winah.
Winah menegaskan, Nahdlatul Ulama yang telah berusia lebih dari satu abad bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi pilar penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Menurutnya, sejak sebelum kemerdekaan hingga hari ini, NU konsisten memberikan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan, merawat nilai keislaman yang moderat, serta mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“NU sudah 1 abad lebih hadir untuk bangsa ini. Kontribusinya sangat besar, mulai dari perjuangan kemerdekaan, menjaga nilai kebangsaan, hingga merawat Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.
Sebagai Ketua PKC PMII Banten, Winah juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kader PMII di Banten agar terus meneladani nilai-nilai perjuangan para ulama NU. Ia menekankan pentingnya kader PMII untuk terus berproses, meningkatkan kapasitas intelektual, dan tetap berpihak pada kepentingan umat serta bangsa.
“Untuk kader PMII Banten, jangan lelah berkhidmat. Terus belajar, bergerak, dan mengambil peran strategis di tengah masyarakat. PMII harus menjadi garda terdepan dalam melanjutkan perjuangan NU dengan cara-cara yang cerdas, santun, dan berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan,” pungkasnya.