Suara Sahabat, Tangerang — Bupati Kabupaten Tangerang, H. Maesyal Rasyid, menerima audiensi perwakilan Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) di Pendopo Bupati, Kamis (20/11). Audiensi ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan evaluasi terhadap berbagai isu pembangunan di Kabupaten Tangerang.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran OPD terkait. Dalam kesempatan itu, HIMATA menyerahkan Makalah Pembangunan Kabupaten Tangerang sebagai bentuk kontribusi akademik dan komitmen mereka terhadap percepatan pembangunan daerah.
Perwakilan HIMATA, Miko Ardana menyatakan bahwa ada 4 isu yang menjadi fokus pembahasan, pertama peningkatan pendidikan melalui beasiswa, kedua tindak lanjut truk ODOL (Over Dimensi Over Loading), ketiga kelancaran irigasi pergudangan dan terakhir dampak lingkungan dari aktivitas pabrik.
Pihaknya menekan pentingnya peningkatan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah kurang mampu. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperluas kuota dan cakupan program beasiswa sebagai investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia.
“Kami mendorong pemerintah untuk meningkatkan kuota dan cakupan beasiswa. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas SDM Kabupaten Tangerang ke depan,” ujar Miko.
HIMATA juga meminta pemerintah bertindak tegas terhadap truk ODOL yang merusak infrastruktur dan membahayakan pengguna jalan.
“Kerusakan jalan di sejumlah titik sudah mengganggu mobilitas warga. Penertiban ODOL harus ditangani lebih serius dan berkelanjutan,” tegasnya.
Masalah irigasi di area pergudangan turut disampaikan mengingat fungsinya yang vital untuk mencegah banjir dan menunjang operasional logistik.
HIMATA menyoroti adanya pabrik yang diduga tidak mematuhi standar baku mutu lingkungan. Mereka meminta peningkatan pengawasan dan penegakan hukum.
“Lingkungan hidup adalah hak masyarakat. Pemerintah wajib memastikan perusahaan tidak mencemari air maupun udara,” tutur Miko.
Bupati H. Maesyal Rasyid mengapresiasi rekomendasi dan masukan yang disampaikan HIMATA. “Makalah pembangunan yang disampaikan ini adalah bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap daerahnya. Pemerintah akan mengkaji seluruh rekomendasi, terutama terkait peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan pengawasan lingkungan,” ujarnya. ***